Chocolate Chip Cookie

Monday, August 19, 2013

bachbeachbuchbechboch

3 different places

when I dont have something to say
just can posted photos

sure now I can't take great photos
because I'm not photographer













Saturday, July 6, 2013

1998

sabtu enam julay rongewutelulas

♬♩♪ Phil Collins - Another day in paradise


menarik ingatanku kuat-kuat .. momentum 3 tahun setelah aku dilahirkan.
ku tahu tahun release nya memang dari google. tapi ingatanku masih menyimpan ingatan lantunan lagu itu di rumah kuno belanda kakek dengan kondisi sinar matahari di tahun 1998 yang masih sayup-sayup teduh menyirami tumbuhan yang tiap pagi demen foto foto. fotosintesa.
ku di bawa ke lapang hijau depan rumah dengan keadaan tape kuno besar dolby memutar satu kaset lokor kumpulan lagu mancanegara milik keluarga. saat itu ku bisa berlari... menghirup udara desa.
ku memang tak di tempat lahirku. ku dan keluarga ibuku sudah berpindah dari kota kucecwara ke kota lumpur ini. namun keadaan tak seburuk yang kau lihat kini.

cahaya redup matahari sebenarnya terik, namun lapisan ozon masih cukup bersayap dan anti bocor saat itu sehingga bayi-bayi masih leluasa di jemur di bawah teriknya hingga kurang lebih jam 10 pagi.
ku ingat ingatan kecil perihal kemrisik daun yg tertiup angin di era 90'an.
ketika raut wajah mereka tak meranggas seperti saat ini. saat itu mereka nikmati sunbathing ala wong londo setiap hari dengan keadaan yg telah tersuratkan dengan semestinya. subhanallah
dan ku ingat lagi hembusan udara yang bergerak di atas hampar hijau, ketika kakek membenamkan ku di pelukan kuatnya yang pasaknya tertancap pada pematang.
mengajakku menikmati surga tropis duniawi yang ia pikir aku tak akan menikmatinya lagi ketika aku punya anak nanti.

lantai marmer kuno zaman penjajahan pun tiap malam menyinari telapak kaki dengan sensasi kulkas yang mendamaikan titik-titik akupunktur yang tak bosannya terinjak.
apalagi ketik dini menjejerkan diri dengan hari.
disitulah terletak titik kedamaian era 90'an menurut pandangan visi ku.
kala itu aku memang 3 tahun umurku berusia . tapi aku merasakan semuanya. dikarenakan aku kerap buang amonia di dini hari yang hawanya menarik menutup kelopak mata org dewasa.

ketika itu waktu berjalan tak secepat hari ini dimana usiaku telah ber angka akhiran delapan, diawali si wahid.
semua telah berubah..
ulah manusia.
pembinasa
penggubah
tak sadari mereka betapa merindunya aku pada bumi dan semuanya di masa aku menata langkah perdana
jahat ya.. haha
padahal kondisi nuswantara a thousand dwipa di era 90 itu indah.
namun mereka tak bisa diberi amanah realita
saat itu langit masih biru merekah namun tak menganga
hujan jatuh tak pernah mengajak debu abu-abu tuk diajak bersua
sungguh indah jika semuanya dipelihara oleh seluruh khalifah
-

aku merindukan sekujur suasananya
abad dua puluh dua dikurangi dua

dan..... yang aku selalu ingat dari kesemua itu adalah udaranya. yang bergoyang menggoda membahana mencaci maki perubahan iklim dunia era millenia.

----
dan sampai detik ini
ku masih sangat suka mengingat selalu
sekelumit torehan tinta tahun sewu sangang atus sangang puluh wolu dalam hidupku.
ketika erricson mbois bersama nokia
ketika westlife menjadi bagian dari hidup anak remaja
ketika belum ada hawa hallyu korea
ketika alam masih belum banyak berubah
ketika ozon masih belum setipis kassa
ketika aku belum mengenal cinta
apalagi mengenal kamu
pria

Wednesday, June 5, 2013

4 june


CSDW fishing pond Sidoarjo






ketika lukisan lensa dapat memberi arti lebih dalam.. ketimbang sepatah kata.

Wednesday, May 29, 2013